باب • باب • باب
كِتَابُ الْحِكَمْ Kitab Al-Hikam
Sholat sebagai Pertemuan khusus dengan Allah SWT
Dalam Surah Al-'Ankabut(29:5) :
مَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ اللّٰهِ فَاِنَّ اَجَلَ اللّٰهِ لَاٰتٍ ۗوَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ ٥
5. Siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Allah, sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Dalam hening sholat yang suci,
Ragaku tunduk, ruhku terbang tinggi,
Menembus langit, sunyi dan murni,
Menuju kasih Allah yang abadi.

Tiada kata, tiada suara,
Hanya dzikir dan air mata,
Bertemu Sang Kekasih semesta,
Dalam sajadah cinta yang nyata.

Jiwa yang dulu terpecah dua,
Kini menyatu, lebur bersama,
Dunia redup, akhirat bertahta,
Inilah sholat: saat ruh bersua.

❝

Wahai Sang Pengembara Pencari Hakekat Hidup yang sejati,
Hadirlah secara utuh dalam sujud ini,
Karena sholat bukan sekadar ritual diri,
Tapi perjumpaan abadi—ilahi.

Dalam Surah Al-Baqarah(2:238) :
حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوٰتِ وَالصَّلٰوةِ الْوُسْطٰى وَقُوْمُوْا لِلّٰهِ قٰنِتِيْنَ ٢٣٨
238. Peliharalah semua salat (fardu) dan salat Wusṭā. Berdirilah karena Allah (dalam salat) dengan khusyuk.
❝

Sholat yang kamu jalani…
Sesungguhnya bukan hanya pertemuan saja,
tapi sekaligus menyatakan atas wujud batinNya,
di mana jiwa, ruh kembali menyatu,

Raga tunduk, dulu menolak bersujud,
Sujud bersama pelukan Jiwa suci bersama Ruh,

❝

Kini damai dalam buaianNya .... dan hanya bagi yang dibersihkan, yang mampu menghadap tanpa hijab.

- ٣٣ -